Profil Singkat

Profil Singkat

Sekolah Pramugari Intersky Study

Menjadi Pramugari adalah impian bagi banyak orang. Bepergian ke tempat yang baru, Tinggal di Hotel yang mewah, Penghasilan yang menarik, adalah beberapa alasan yang membuat banyak orang ingin berkarir di dunia ini.

Untuk mencapai impian ini, seorang calon Pramugari harus mempunyai kemauan yang keras dalam belajar, mempunyai pengetahuan yang baik, Berpenampilan dan mempunyai kelakuan yang baik adalah beberapa syarat mutlak yang harus di penuhi sebelum melamar menjadi Pramugari.

Untuk mengakomodir keinginan tersebut, L.P.K INTERSKY STUDY atau yang di kenal dengan nama Sekolah Pramugari dan Airline Management INTERSKY STUDY, mencoba untuk memenuhi keinginan pasar tersebut dengan mendidik siswa atau siswinya menjadi calon Pramugari dan Airline Staff yang handal.

Intersky Study adalah lembaga pendidikan yang berdiri pada tanggal 3 September 2003 dan saat ini berbadan hukum sesuai dengan akte notaris perubahan bernomor 42 yang dikeluarkan pada tanggal 23 November 2010 oleh Notaris Yuni Astuti, SH.

Intersky Study juga telah mempunyai Sertifikat Perijinan yang dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja Dan Sosial Pemerintah Kota Balikpapan dengan Nomor : SER.560/2860/DISNAKERSOS.3/2011, dan Izin Penyelenggaraan Lembaga pelatihan Keterampilan (LPK) Pendidikan Luar Sekolah yang diselenggarakan Masyarakat (DIKLUSEMAS) dari Dinas Pendidikan Pemerintah kota Balikpapan untuk menyelenggarakan pendidikan  dari Dinas Pendidikan dan Tenaga Kerja dengan status lembaga pendidikan yang setara dengan D-1.

Dasar Peraturan

  1. Peraturan Pemerintah No.73 Tahun 1991, Tentang Pendidikan Luar Sekolah.
  2. Undang – undang No.20 Tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  3. Peraturan Pemerintah No.73 Tahun 1991, Tentang peran Serta Masyarakat dalam Pendidikan Nasional.
  4. Keputusan Presiden Republik Indonesia No.68 tahun 1998, tentang Pembinaan Kursus dan Lembaga Pelatihan Kerja
  5. Peraturan Pemerintah No.19 tahun 2005, tentang Standar nasional Pendidikan PNF
  6. Undang-undang Penerbangan no 1 tahun 2009 tentang Penerbangan Sipil.
  7. Direktorat Jendral Perhubungan Udara, C.A.S.R 142 tentang Standarisasi pelaksanaan Training dan Pendidikan Penerbangan.

Sistem Pendidikan

Penyelenggaraan pendidikan mengacu pada kebutuhan industri penerbangan dan pertambangan, berstandar kompetensi dengan perbandingan Teori 40% dan Praktek 60%.

Masa pendidikan yang akan ditempuh oleh calon Siswa adalah kurang lebih selama 4-6 bulan. Masa pendidikan selama 6 bulan tersebut terbagi atas dua bagian yaitu, masa pendidikan di kelas selama 3 bulan dan masa pelatihan diluar kelas selama 3 bulan. 

Peserta didik banyak di beri contoh kasus yang terjadi di dunia pekerjaan sebagai sarana pelatihan. Peserta didik akan di beri 2 kali kesempatan On The Job Training ( Magang ) dimana setiap pemagangan memakan waktu selama 3 bulan, sehingga dipastikan para lulusan siap bekerja dan berkarya di industri sesuai dengan jurusan profesi yang di ambil.

x